WELCOME TO GO_GO_BLOG !!!!! berbagi cerita, dan pengetahuan :D

Twitter

My Blog List

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

About Me

Foto Saya
seorang mahasiswi dari Universitas Mulawarman SAmarinda jurusan administrasi negara, prodi ilmu komunikasi angkata 2009. anak ke 2 dari 3 bersaudara yang mempunyai cita-cita paling tinggi. sifat dan karakter relatif tergantung dengan lingkungan(bukan berarti berkepribadian ganda)

Sabtu, 21 April 2012

visits to kampung tenun

By, HASNAWATI
0902055139
ilkom reg B


Perjalanan ke kampong tenun samarinda sebrang Kalimantan timur, begitu mengesankan. Mendapatkan pengalaman dan ilmu baru di kampong yang telah menjadi pelopor kampong tenun di kaltim, adalah buah tangan yang pastinya dibawa oleh setiap orang yang berkunjung di tempat ini. tepatnya di Gang Karya Muharam di Kelurahan Masjid dan Baqa Kecamatan Samarinda Seberang

Saat itu kami seluruh mahasiswa ilkom kelas regular B angkatan 2009 berangkat menuju ke Kampung tenun yang start-nya dimulai dari Pelabuhan Samarinda Pasar pagi. Kami menggunakan kapal kecil untuk menuju ke kampong baka samarinda sebrang dengan lama waktu yang ditempuh sekitar ± 20 menit.


Dalam perjalanan, kami disuguhi dengan pemandangan yang dikelilingi oleh kapal-kapal besar yang mengangkut batu bara..


Dalam jarak ± 1 km, terlihat pula salah satu masjid kebanggaan samarinda yang berada di wilayah pasar pagi, yaitu Masjid Raya Darusalam


Sesampainya di kampong tenun samarinda sebrang, sebelum sampai ke tempat tujuan, yaitu rumah panggung yang mensuguhi dan memamerkan beragam kain hasil tenun khas kaltim kami melewati jembatan yang menurut kami cukup ekstrim untuk dilewati, namun penuh dengan keseruan 

Dan akhirnya… tiba di rumah panggung yang khusus menyajikan kerajinan kain tenun dan segala kerajinan dan souvenir khas kaltim, dan disini kami di dampingi oleh dosen kami tercinta, yaitu pak Faisal :)


Tujuan utama dari perjalanan ini yaitu melihat proses pembuatan kain tenun khas kaltim

Yang paling menarik perhatian kami yaitu pada proses penenunan kain tenun khas Kaltim. Menakjubkan, dalam prosesnya membutuhkan beberapa proses hingga menjadi sebuah kain yang indah nan cantik.

Pertama, yaitu proses pemintalan atau memintal. Dalam proses ini, serat-serat dibelah menjadi 2 mm sampai 3 mm dengan menggunakan pisau, setelah itu serat-serat yang telah dibelah tersebut dipilin hingga kemuadian menjadi benang. 

Kedua, menyambung benang. Proses ini tergolong mudah namun memerlukan kesabaran. Benang-benang yang telah dipintal disambung dengan satu demi satu dengan cara disimpul rapat hingga sepanjang 100-200 meter. Wow J

Ketiga, menggulung benang atau muntal lawai. Yaitu dalam proses ini benang-benang yang telah disambung, digulung seperti bola sebesar kepalan tangan. Dan inilah hasilnya…

keempat, yaitu di prisik ( kalau tidak salah penulisannya seperti ini )

kelima, di tenun ini adalah proses menyusun corak dengan menggunakan alat yang dinamakan tenun. Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitae 2 sampai dengan 3 minggu. Alat yang ada disini yaitu didatangkan langsung dari pulau sulewesi. Dalam sejarahnya, menurut para ibu-ibu yang berada disana, setiap anak perempuan yang telah mencapai usia 10 tahun wajib bisa menggunakan alat ini. wow !!

Setelah selesai, kain yang jadi dengan hasil yang indah dan cantik kemudian dirapikan.

Hasil dari pembuatan menenun ini beragam macam. Ada berupa sarung, kopiah, baju dll.

Ini adalah baju dengan warna yang sangat indah dan cantik , yang informasinya warna indah ini didapatkan dari bahan yang alami.

  1. Warna hitam didapat dari pembakaran dammar yang dicampur dengan cairan pakat.
  2. Warna merah, yaitu didapat dari kulit pohon uar, buah biji gelinggam, dan batu lado
  3. Warna hijau, yaitu didapat dari daun putrid malu dan daun serai.
  4. Warna kuning yaitu didapat dari kunyit
  5. Warna coklat yaitu didapat dari akar kayu oter

Hasil-hasil tenunan ini telah menyita perhatian banyak masyarakat dari dalam dan luar daerah karna kualitas dan rupanya yang baik sehingga mendapat penghargaan dari Musium rekor Indonesia.

Bukan hanya ini saja. Didalam rumah panggung ini juga disajikan bermacam perihasan manic berupa kalung, gelang, anting, cincin dll yang hanya bisa anda dapatkan di Kaltim yang berasal dari bebatuan alami dengan kualitas yang sangat baik.

Selain itu juga tersaji makanan khas Kaltim yang dimana pada dewasa ini jarang didapatkan lagi di berbagai gerai dan pasar. Dan hanya ada di tempat ini saja. Makanan-makanan ini bisa dibilang tidak beredar lagi di pasaran. serta Terdapat juga mainan tradisional yang sudah jarang dimainkan oleh anak-anak jaman sekarang L



Beruntung, kedatangan kami saat itu bertepatan dengan kedatangan para mentri dari ibu kota, sehingga kami mendapatkan hiburan berupa tarian adat dari para pemuda dan pemudi dikampung itu.



Sebagai informasi, sarung yang dipakai oleh para ini adalah merupakan hasil dari tenunan masyarakat kampong baka melalui proses yang telah dipaparkan diatas tadi :D


Banyak hal yang didapatkan dari tempat ini. jadi mari berkunjung ke samarinda dan khususnya ke kampong tenun samarinda sebarang.karena Banyak hal dan sesuatu yang tidak bisa anda temui ditempat lain kecuali disini


Read more...
separador

Sabtu, 24 Maret 2012

opini publik dan bentuk komunikasi


sumber : http://muslimpoliticians.blogspot.com/2012/03/opini-publik-dan-bentuk-komunikasi.html


Opini publik dan bentuk komunikasi yang digunakan sesungguhnya bersifat kontekstual sesuai dengan kondisi masyarakat sebagai komunikan (khalayak/audience). Adakalanya komunikasi massa dengan media massa sebagai salurannya, dianggap lebih berpengaruh karena kemampuannya menjangkau khalayak yang relatif sangat luas, serempak, dan kelebihan-kelebihan lain yang dimilikinya. Sedangkan pada konteks masyarakat tertentu dimana daya jangkaunya terhadap media massa masih terbatas dan kepercayaannya terhadap pemimpin masyarakat masih sangat tinggi, maka komunikasi yang sifatnya individual atau komunikasi interpersonal lebih efektif dalam mempengaruhi opini publik. Pada kondisi yang lain, komunikasi kelompok dengan komunikan yang jumlahnya agak banyak namun bisa dijangkau keseluruhan oleh komunikator dan diharapkan intensitasnya tinggi, maka komunikasi kelompok menjadi lebih efektif.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh Lazarsfeld terhadap perilaku memilih masyarakat Amerika dalam pemilihan presiden tahun 1940 menunjukkan bahwa tidak secara langsung pemilih terpengaruh oleh media massa dalam menentukan pilihannya, tapi justru setelah mendapat “pengaruh” dari pemimpin opini. Pemimpin opini adalah orang-orang yang penting pengaruhnya dalam membentuk opini publik. Menurut Roger dan Shoemaker pemimpin opini adalah pribadi-pribadi tertentu yang memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain dalam perilaku opini (opinion behavior) melalui cara yang disukai oleh orang-orang yang dipengaruhi tersebut. Sedangkan pengaruh itu bisa berbentuk informasi, pertimbangan, maupun interpretasi mengenai suatu masalah.
Beberapa ahli memberikan pendapatnya tentang karakteristik pemimpin opini (opinion leaders):
Lazarsfeld : Pemimpin opini memiliki karakteristik: mempunyai posisi yang memiliki kewenangan, mempunyai hubungan dengan sumber-sumber informasi dari luar, mampu menjangkau masyarakat yang menjadi pengikutnya dan berkemauan untuk hidup di tengah orang banyak.
Rogers dan Shoemaker : Pemimpin opini adalah seseorang yang mampu berkomunikasi dengan dunia luar, mampu menjangkau masyarakat yang menjadi pengikutnya, pada umumnya pemimpin opini menempati kedudukan sosial yang lebih tinggi daripada pengikutnya dan dihargai serta diikuti pendapatnya oleh para pengikutnya, biasanya seorang pemimpin opini lebih dulu dari pengikutnya dalam hal menerima gagasan atau hal-hal baru.
Katz : Pemimpin opini terdapat dalam setiap masyarakat, pemimpin opini memiliki banyak kesamaan dengan para pengikutnya, terutama karena tergabung dalam sebuah primary group, sewaktu-waktu pemimpin opini dengan pengikutnya dapat saja bertukar peran.
Menurut Katz, komunikasi interpersonal lebih kuat mempengaruhi opini seseorang daripada komunikasi massa, faktor yang menyebabkan adalah sifat-sifat dari komunikasi massa itu sendiri :
Sifat saluran komunikasi massa yang lebih sulit untuk mendapatkan umpan balik (feed back).
Dalam komunikasi massa tidak terjadi kontak secara langsung antara komunikator (sumber) dengan komunikan (penerima).
Kurang saling mengamati antara sumber dengan penerima, karena tidak mengawasi secara langsung satu sama lain.
Disamping itu, di negara berkembang peran media massa masih relatif terbatas dibandingkan dengan negara maju :
Anggota masyarakat yang terjangkau media massa masih relatif sedikit dibandingkan jumlah penduduknya.
Isi media massa belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat.
Masih relatif rendahnya kepercayaan masyarakat pada media massa, mereka cenderung lebih percaya pada sumber-sumber informasi tatap muka. Tingkat kepercayaan atau kredibilitas penerima informasi (khalayak) terhadap sumber informasi (komunikator) adalah suatu derajat dimana sumber informasi (komunikator) dan saluran komunikasi (media) tertentu diterima sebagai sesuatu yang terpercaya dan berwenang mengenai suatu hal.
Bagi mereka yang meyakini bahwa dalam pembentukan opini publik antara media massa dan masyarakat masih terdapat perantara, didasari pada argumentasi adanya tahapan yang mengantarai saluran komunikasi massa dengan pribadi-pribadi penerima informasi, yaitu jaringan antar pribadi, karena:
Pengaruh orang lain dalam suatu keputusan yang dibuat oleh seorang individu cenderung lebih sering terjadi, bahkan lebih efektif daripada pengaruh yang datang dari media massa.
Pihak yang mempengaruhi seseorang dalam pengambilan keputusan yang dibuatnya adalah kalangan dekat dari orang yang bersangkutan.
Kalangan dekat tersebut cenderung untuk mengendalikan opini dan sikap bersama yang kemudian akan menjadi konsensus pada kelompok yang bersangkutan, meskipun ada himbauan adri media massa.
Pengaruh yang datang dari orang yang lebih berperhatian mengenai suatu hal terhadap orang yang perhatiannya kepada hal dimaksud lebih kecil, maka yang disebut belakangan akan membuatnya lebih mudah dipengaruhi.
Read more...
separador

Selasa, 20 Maret 2012

fungsi komunikasi sosial dalam penanganan konflik SDA "KELAPA SAWIT"

tugas lagi-tugas lagi.. ya itu resiko jdi seorang pelajar/mahasiswa :)



PERAN KOMUNIKASI SOCIAL DALAM KONFLIK PEMBANGUNAN SDA “KELAPA SAWIT” DI KALTIM

Oleh
Hasnawati 0902055139
Friscila febriyanti 0902055147
Ahmad nur kholis 0902055173
Aghapeswadi putrid 0902055186
Syarif adi putra 0902055190



ILMU KOMUNIKASI REGULAR B
FAKULTAS ILMU SOCIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS MULAWARMAN




BAB I
PENDAHULUAN

Sumber Daya Alam Di Kalimantan Timur
Dari data yang ada, pada tahun 1997 sekitar 66,63 persen ekonomi daerah ditentukan oleh perkembangan eksploitasi dan ekspor sumber daya alam.
Untuk Kalimantan Timur saja, pada tahun 1999 tercatat telah menghasilkan devisa sebesar 55,3 trilyun yang berarti mencapai 13,8 persen dari hasil pemanfaatan sumber daya alam secara nasional yang mencapai 400,036 trilyun pada tahun yang sama.
Diketahui, Kalimantan Timur sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar. Baik di sektor pertambangan, penggalian migas dan non migas, pariwisata dan kelautan yang membentang di pantai timur propinsi ini.
Namun ternyata kekayaan sumber daya alam di Kalimantan Timur ini juga mampu menciptakan propaganda yang akhirnya menyita perhatian masyarakat. Seperti, eksploitasi tambang minyak dan gas yang tidak terbatas yang akan mempercepat habisnya SDA tersebut, pemanfaatan sumber daya yang masih boros, banjir di saat musim hujan dan kekeringan di saat musim kemarau akibat pembukaan/penebangan hutan secara besar-besaran, degradasi keaneka ragaman hayati akibat bencana alam kebakaran hutan, dan lain halnya.
Pada bahasa kali ini kami mencoba membahas mengenai pembangunan “Kelapa Sawit” yang juga begitu fenomenal di Kalimantan Timur.
Pengelolaan Kelapa Sawit
Pembangunan perkebunan kelapa sawit skala besar di Kalimantan Timur telah menjadi sebuah perbincangan publik. Berbagai pro-kontra terlontar menyikapi rencana pembangunan satu juta hektar perkebunan kelapa sawit di sepanjang perbatasan Kaltim. Kabupaten Nunukan menjadi salah satu wilayah yang rencananya akan dibangun perkebunan kelapa sawit skala besar.
Mimpi-mimpi kesejahteraan pun dilemparkan oleh para pimpinan daerah kepada masyarakatnya. Apalagi menjelang pergantian kepala daerah, isu pembangunan kebun sawit telah menjadi salah satu janji manis yang terlontar. Kebun kelapa sawit akan dibangun dan diberikan kepada masyarakat.
Mitos Kesejahteraan Kebun Sawit
Selalu diungkapkan disaat pemerintah mempromosikan pembangunan perkebunan kelapa sawit adalah peningkatan ekonomi yang akan diperoleh dari perkebunan kelapa sawit. Dalam beberapa kajian, terungkap bahwa perkebunan kelapa sawit tidak memberikan kesejahteraan bagi kelompok masyarakat, dan hanya memberikan kucuran rupiah bagi pengusaha. Prof. Maman Sutisna, guru besar silvikultur, menyampaikan bahwa dengan mengalihkan lahan untuk perkebunan kelapa sawit tidak memberikan nilai tambah apapun, baik dari sisi ekonomi maupun dari sisi ekologi. Lebih lanjut disampaikan, bahwa masih terdapat komoditi pertanian lainnya yang bisa memberikan nilai ekonomi yang lebih baik, semisal budidaya kemiri maupun jambu mete.
Sementara sebuah kajian dari Laila Nagib, peneliti LIPI, menyampaikan bahwa kesejahteraan petani kelapa sawit dipengaruhi oleh luas lahan, hasil produksi dan harga kelapa sawit. Keterbatasan lahan yang dimiliki, pengelolaan kebun yang tidak optimal, dan penentuan harga sepihak yang tidak menguntungkan petani, merupakan faktor penting dalam mempengaruhi kesejahteraan petani. Akibatnya petani tetap hidup miskin, terjerat hutang atau terjebak dalam permainan pemodal.
Di lain propinsi misalnya, digambarkan oleh Nordin, peneliti perkebunan besar di Kalteng, bahwa dengan mengalihkan kebun-kebun tradisional komunitas masyarakat menjadi perkebunan kelapa sawit, telah menghilangkan penghasilan Rp. 500 ribu ? Rp. 700 ribu setiap bulannya.
Pembangunan kebun plasma sawit kepada masyarakat ternyata juga diikuti dengan skema kredit dengan bunga komersil dan jangka panjang. Hal ini ternyata telah menambah beban ekonomi baru bagi masyarakat. Pupuk, bibit, pestisida, tidaklah diberikan gratis kepada masyarakat, namun menjadi sebuah paket kredit yang harus dibayarkan disaat panen. Sehingga dalam perhitungan ekonomi kebun plasma, komponen tenaga kerja menjadi dihilangkan untuk menunjukkan nilai keuntungan yang besar bagi petani plasma, yang sejatinya sangat merugikan bagi petani.

Politik Kelapa Sawit
Belakangan, pembangunan perkebunan kelapa sawit juga telah menjadi sebuah komoditas politik. Kepentingan-kepentingan politikus sangat terlihat dalam pembangunan perkebunan besar kelapa sawit. Begitu besarnya kebutuhan keuangan untuk pertarungan politik, telah menjadikan kelahiran negosiasi politik antara politikus dengan pengusaha perkebunan. Pemberian perijinan perkebunan besar, dibarengi dengan kucuran dana politik. Sehingga bukan sesuatu yang aneh lagi bila menemukan adanya janji politik berkaitan dengan pembangunan perkebunan kelapa sawit kepada masyarakat.
Belakangan, peranan aparat keamanan juga sangat terlihat dalam upaya-upaya pengamanan perkebunan besar kelapa sawit di berbagai wilayah. Polisi dan TNI terlihat sangat proaktif mengamankan perkebunan besar kelapa sawit, bukan lagi untuk mengamankan negara untuk masyarakat.

Dari paparan diatas yang dimana mengandung Pro dan Kontra masalah kelapa sawit yang sejatinya menimbulkan dampak yang serius dalam berbagai aspek bagi masyarakat setempat, olehkarnanya peran komunikasi social sangat dibutuhkan diperlukan untuk meminimalisir meruaknya konflik. Maka hal ini mengantarkan kami kepada pembahasan mengenai SDA Kelapa Sawit.


BAB II
PEMBAHASAN
Peran Komunikasi Social dalam Konflik Pembangunan SDA Kelapa Sawit di KALTIM

Dalam kehidupannya, manusia senantiasa terlibat dalam aktivitas komunikasi. Manusia mungkin akan mati, atau setidaknya sengsara manakala dikucilkan sama sekali sehingga ia tidak bisa melakukan komunikasi dengan dunia sekelilingnya. Oleh sebab itu komunikasi merupakan tindakan manusia yang lahir dengan penuh kesadaran, bahkan secara aktif manusia sengaja melahirkannya karena ada maksud atau tujuan tertentu.
Memang apabila manusia dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya seperti hewan, ia tidak akan hidup sendiri. Seekor anak ayam, walaupun tanpa induk, mampu mencari makan sendiri. Manusia tanpa manusia lainnya pasti akan mati. Manusia tidak dikaruniai Tuhan dengan alat-alat fisik yang cukup untuk hidup sendiri.
Dapat dikatakan bahwa didalam kehidupan komunikasi adalah persyaratan yang utama dalam kehidupan manusia. Tidak ada manusia yang melepaskan hidupnya untuk berkomuikasi antar sesama. Dengan seperti itu, komunikasi sosial sangat penting dalam kehidupan manusia pada umumnya untuk membantunya berinteraksi dengan sesama, karena manusia tercipta sebagai mahluk sosial.
Karena sifat manusia yang selalu berubah-ubah hingga kini belum dapat diselidiki dan dianalisis secara tuntas hubungan antara unsur-unsur didalam masyarakat secara lebih mendalam.
Bahkan harus di akui untuk terciptanya keharmonisasian hubungan antara pemerintah dan masyarakat sebuah kelancaran komunikasi sangat di butuhkan. Sebuah aspirasi dan kebijakan pembangunan dalam sebuah negara juga akan menemui titik terang ketika fungsi-fungsi komunikasi di jalankan dengan baik.
Komunikasi Sosial di sinilah yang mampu mencakup pembahasan pembangunan dalam sebuah negara yang di lakukan oleh pemerintah.




Komunikasi Sosial
Astrid S. Susanto mendefinisikan komunikasi sosial sebagai berikut, “ Komunikasi sosial adalah suatu kegiatan komunikasi yang lebih diarahkan kepada pencapaian suatu integrasi sosial.” (Susanto, 1985 : 1)
Dari pernyataan diatas , dapat diketahui bahwa tujuan komunikasi sosial yang harus dicapai yaitu integrasi sosial. Sedangkan menurut Ashadi Siregar ( 1985 : 8 ), yang menjadi tujuan komunikasi sosial adalah realitas sosial.
Integrasi sosial, menurut Astrid tersebut, lebih dikarenakan titik pangkal dari suatu komunikasi sosial adalah bahwa komunikator dan komunikan perlu seiya sekata tentang materi yang akan dibahas dalam kegiatan komunikasi yang akan dilangsungkan. Melalui komunikasi sosial terjadi aktualisasi dari masalah-masalah yang dibahas. Oleh karena itu secara tidak langsung, komunikasi sosial adalah sekaligus suatu proses sosialisasi. Melalui komunikasi sosial, kelangsungan hidup sosial seperti, stabilitas sosial, tertib sosial, penerusan nilai-nilai lama dan baru yang diagungkan oleh masyarakat, dari suatu kelompok sosial akan terjamin.
Komunikasi Sosial adalah mengisyaratkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep diri, untuk kelangsungan hidup, aktualisasi diri, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketergantungan, antara lain lewat komunikasi yang menghibur, dan memupuk hubungan dengan orang lain. Melalui komunikasi sosial kita bisa berkerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga, kelompok belajar, perguruan tinggi, RT, RW, desa, kota, dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama.
Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia bisa dipastikan akan tersesat, karena ia tidak sempat menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial. Komunikasi yang memungkin individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakannya sebagai pantuan untuk menafsirkan, situasi apapun yang ia hadapi. Komunikasi pula yang memungkinkannya mempelajari dan menerapkan strategi-strategi adaptif untuk mengatasi situasi-situasi problematik yang ia masuki. Tanpa melibatkan diri dalam komunikasi, seseorang tidak akan tahu bagaimanamakan, minum, berbicar sebagai manusia dan memperlakukan manusi lain secara beradap, karena cara-cara berprilaku tersebut harus dipelajari lewat pengasuhan kluarga dan pergaulan dengan orang lain yang intinya adalah komunikasi. Implasif adalah fungsi komunikasi sosial ini adalah fungsi komunikasi kultural. Para ilmuan sosial mengakui bahwa budaya dan komunikasi itu mempunyai hubungan timbal balik, seperti dua sisi dari satu mata uang. Budaya menjadi bagian dari perilaku komunikasi, dan pada gilirannya komunikasi pun turut menentukan, memelihara, mengembangkan atau mewariskan budaya.
Fungsi komunikasi sosial bisa terbentuk dengan adanya pembentukan dari dalam: pembentukan konsep diri, pernyataan eksistenssi diri dan untuk kelangsungan hidup, memupuk hubungan & memperoleh kebahagiaan.

Konflik Kelapa Sawit
konflik muncul akibat bukan keterbatasan melainkan “pertarungan” hak legal, hak kultural dan klaim atas hak kepemilikan, penguasaan dan kepentingan dalam pengelolaan sumber daya alam. Di negara-negara berkembang, pengelolaan SDA juga menjadi isu pembangunan (yang dipersempit menjadi industrialisasi). Secara sederhana industrialisasi diterjemahkan sebagai serangkaian proses pengolahan komoditas dari alam (bahan baku) menjadi produk-produk yang setengah jadi dan barang jadi yang siap untuk dikonsumsi.
Berkaitan dengan konflik yang terjadi pada pembangunan kelapa sawit di KALTIM, maka Konflik muncul berkaitan dengan dampak dari pengelolaan SDA. Dampak adalah suatu perubahan yang terjadi sebagai akibat suatu aktivitas. Aktivitas tersebut bisa bersifat alamiah ataupun non alamiah (by design) yang disbeut pembangunan. Seperti aktivitas pembangunan yang lain; setelah SDA dikelola maka hal itu akan menimbulkan dampak. Dampak pembangunan menjadi masalah karena perubahan yang disebabkan oleh pembangunan selalu lebih luas dari daripada sasaran pembangunan yang direncanakan (eksternalitas). Dampak bisa bersifat biofisik atau dampak sosial-ekonomi dan budaya. Dampak juga dapat bersifat positif dan negatif. Namun, seringkali pembicaraan tentang dampak mempunyai konotasi negatif. Sehingga penilaian tentang dampak tergantung pada pertimbangan nilai (value judgmnet) yang kemudian bisa berbeda dalam cara pandang.

Peran Komunikasi Social Dalam Konflik Pembangunan SDA Kelapa Sawit
Dalam konflik yang terjadi pada SDA kelapa sawit ini, komunikasi social berfungsi sebagai penengah kepada ketidakadilan pemerintah terhadap efek negative yang didapat dari pembangunan tersbut. Sebaiknya pemerintah mengadopsi dan melakukan fungsi-fungsi dari komunikasi social di pembangunan daerah.
Salah satu fungsi komunikasi social yang terkait adalah memberikan rasa nyaman, kelagsungan hidup. Komunikasi social sebagai alat atau perantara yang digunakan pemerintah utuk melakukan pembangunan yang bisa mensejahtrakan rakyat. Dari sini kita bisa memandang secara fungsi dari komunkasi social tersebut guna membangun konsep diri, untuk kelangsungan hidup, aktualisasi diri, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketergantungan, antara lain lewat komunikasi yang menghibur, dan memupuk hubungan dengan orang lain.
Dalam proses sosial pembangunan, banyaknya kepentingan yang muncul membutuhkan peran pemerintah dalam melakukan mediasi dan menyelesaikan konflik-konflik tersebut melalui cara-cara damai. Dengan demikian komunikasi sebagai penyampaian pesan kepada khalayak sangat berhubungan erat dengan pembangunan karena pembangunan adalah sebuah kegiatan komunikasi.
Dalam kaitannya dengan sosial pembangunan, komunikasi dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antara kepentingan manusia sebagai individu atau organisasi dengan pihak lainnya seperti publik. Pada konteks sosialisasi hasil pembangunan SDA Kelapa Sawit misalnya diperlukan komunikasi persuasif untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan. Maksudnya, komunikasi berperan dalam penyampaian pesan-pesan pembangunan dan juga melalui komunikasi yang baik, masyarakat akan berpartisipasi aktif dalam mendukung dan memelihara hasil-hasil pembangunan tersebut.
Jadi perannya komunikasi social disini dapat disebutkan sebagai ajang memberikan wacana dan rencana yang tidak hanya menguntungkan sepihak saja, akan tetapi dengan adanya peran komunikasi sosial ini bisa memberikan rasa nyaman terhadap pihak-pihak yang terlibat baik masyarakat yang ada di sekitarnya maupun perusahaan.
Komunikasi social dalam konflik disini menjadi jalan untuk menyelesaikan dan meluruskan konflik dengan melalui penyuluhan ataupun melalui diskusi yang dimana bertujuan untuk menyelarasakan pikiran agar pihak-pihak yang merasa dirugikan mendapatkan rasa aman.
Ada empat fungsi komunikasi sosial menurut Schramm yang dikutip dan dijelaskan oleh Ashadi Siregar (1985 : 21 ), yaitu,
1. Fungsi Radar Sosial, memberikan informasi terkait dengan peristiwa yang berhubungan dengan komunitas sosialnya.
2. Fungsi manipulative atau manajemen, yaitu kegiatan komunikasi untuk mengatur atau alat untuk mengendalikan komunitasnya.
3. Fungsi Instruktif, yaitu kegiatan komunikasi untuk menyampaikan pengetahuan atau pendidikan untuk generasi baru untuk dapat hidup dalam masyarakat atau komunitasnya.
4. Fungsi Hiburan, merupakan kegiatan komunikasi yang memberikan dunia alternatif bagi anggota
Dari keempat fungsi komunikasi sosial diatas, maka poin 1 s/d 3 berfungsi dalam penanganan konflik pembangunan SDA kelapa Sawit yang dimana apabila komunikasi social itu sendiri dijalankan maka fungsinya akan dirasakan bagi pihak-pihak yang terlibat.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Harus di akui untuk terciptanya keharmonisasian hubungan antara pemerintah dan masyarakat sebuah kelancaran komunikasi sangat di butuhkan. Sebuah aspirasi dan kebijakan pembangunan dalam sebuah negara juga akan menemui titik terang ketika fungsi-fungsi komunikasi di jalankan dengan baik.
Komunikasi Sosial di sinilah yang mampu mencakup pembahasan pembangunan dalam sebuah negara yang di lakukan oleh pemerintah.
Salah satu persoalan krusial yang dihadapi oleh negara-negara berkembang, termasuk Inodnesia menyangkut konflik yang berkaitan dengan sumber daya alam; baik menyangkut ketersediaan; pengelolaan maupun dampak pengelolaan sumber daya alam. Pembangunan perkebunan kelapa sawit skala besar di Kalimantan Timur telah menjadi sebuah perbincangan publik. Berbagai pro-kontra terlontar menyikapi rencana pembangunan satu juta hektar perkebunan kelapa sawit di sepanjang perbatasan Kaltim. Kabupaten Nunukan menjadi salah satu wilayah yang rencananya akan dibangun perkebunan kelapa sawit skala besar.
Dalam proses sosial pembangunan, banyaknya kepentingan yang muncul membutuhkan peran pemerintah dalam melakukan mediasi dan menyelesaikan konflik-konflik tersebut melalui cara-cara damai. Dengan demikian komunikasi sebagai penyampaian pesan kepada khalayak sangat berhubungan erat dengan pembangunan karena pembangunan adalah sebuah kegiatan komunikasi.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.teguhsantoso.com/2010/10/fungsi-fungsi-komunikasi-alasan-mengapa-kita-berkomunikasi.html#ixzz1pY1oIqxf
http://hendramatkom.student.umm.ac.id/2011/07/27/konflik-sumber-daya-alam/
http://www.macapat.web.id/pages27-macapat-dan-bentuk-komunikasi-sosial.html
http://www.bintan-s.web.id/2011/07/fungsi-komunikasi.html
Read more...
separador

Senin, 16 Januari 2012

bisnis plan aksesoris handphon


Pembukaan

Pada masa sekarang ini, handphone merupakan barang kewajiban yang selalu ada di bawa kemana-mana. Perkembangan pemakaian handphone di Indonesia pada jaman sekarang ini sangatlah pesat. Handphone di Indonesia sudah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian kalangan. Sudah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan memiliki handphone-handphone canggih. Namun semua itu terasa kurang lengkap kalau tidak memiliki aksesoris nya juga. Apalagi kebanyakan para remaja menginginkan aksesoris yang berupa sarung handphone dan silicon handphone yang unik dan lucu yang ditaburi pernak-pernik.
Dari pemikiran inilah muncul ide dari seorang mahasiswi yang cukup kreatif dalam hal membuat dan memodifikasi aksesoris yang berupa pernak-pernik. Hasnawati yang kini sedang duduk di bangku ilmu komunikasi universitas Mulawarman tergerak untuk membuat suatu bisnis yang bergerak dalam usaha pembuatan aksesoris remaja.
Pada akhir tahun 2011, bussiness plan ini sengaja disusun untuk menganalisis dan menilai proyeksi bahwa bisnis ini layak untuk dijalankan dan kembangkan.






Abstrak

Flannela shop, adalah bisnis rumahan yang bergerak di bidang produksi memodifikasi segala aksesoris handphone dengan mengunakan bahan utama kain flannel dan bahan pernak-pernik lainnya yang mendukung. Bisnis ini memiliki tujuan utama dalam pembangunannya, selain itu juga memiliki tujuan dalam jangka pendek, menengah dan tujuan jangka panjang serta tujuan akhir.
Kegiatan utama dari bisnis ini yaitu memproduksi dan menjual sendiri produk kami, yaitu aksesoris handphone. Hingga saat ini, bisnis rumahan yang dijalankan ini masih hanya melibatkan tiga orang anak muda dalam perjalannya, serta yang menjadi target utama kami dalam pasar yaitu para perepuan yang berjiwa muda.
Produk-produk yang di tawarkan oleh Flanela Shop ini memiliki keunikan dan ketertarikan sendiri diantara produk-produk yang ditawarkan oleh produk lain, dan disinilah yang menjadi letak kunci sukses dari bisnis ini.
Dalam masa pengenalannya, kami akan menggunakan strategi marketing dan penjualanan yang dimana kegiatannya telah banyak dilakukan pula oleh para pembisnis dari pengusaha kecil hingga pengusaha besar. Bisnis ini dijalankan dengan modal yang relative terjangkau, namun harus memiliki kreatifitas yang cukup luas dalam menjalankannya. Kami menyadari, bahwa sebuah bisnis tidak hanya sepunuhnya tergantung kepada keunikan dan kreatifitas saja, melainkan keberhasilan bisnis dimulai juga dengan ekonomi yang bagus, oleh karnanya sebuah proyeksi keuangan menjadi hal yang utama yang terlampir dalam bisnis ini karena kami memiliki kebutuhan pendanaan.


Strategic Overview
Didirikannya Flanela shop ini pasti memiliki tujuan yang utama, yang diantaranya adalah :
- Dapat menjaga kelangsungan usaha dan pengembangan kreatifitas
- Memenuhi gaya remaja yang trendi dan modern
- Menjadi inspirasi bagi remaja lain untuk berkreatifitas
- Mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
Kegiatan utama dari rencana bisnis ini adalah memproduksi dan menjual sendiri produk kami, yaitu aksesoris handphone.
Tujuan jangka pendek dalam bisnis ini yaitu dari periode 4 sampai 6 bulan kedepan yaitu ;
- Lengkapnya seluruh perlengkapan
- Memiliki gerai atau kios di mall SCP Samarinda
- Mendapatkan omset Rp. 2 jt / bulan
Tujuan menengah yaitu dalam periode 1 tahun :
- Adanya tambahan karyawan menjadi 5 orang
- Memiliki outlet sendiri di tempat yang strategis di kota Samarinda
- Omset Rp. 3 jt / bulan
- Bertambahnya perlengkapan+peralatan secara lengkap
Strategic Overview ( contd)
- Mendapatkan pelanggan yang loyal
Tujuan jangka panjang yaitu dalam periode 3 tahun :
- Bertambahnya karyawan hingga 15-20 orang
- Pemasaran hingga ke luar Samarinda
- Memiliki outlet atau kios di berbagai kota mall kota di Samarinda
- Mendapatkan omset Rp. 6 jt / bulan
- Mendapatkan konsumen advokat
Tujuan akhir
Menjadi pusat aksesoris handphone termuka, terdepan dan terbaik di Samarinda hingga keluar pulau Kalimantan.





Status Saat Ini
Hal yang sudah dicapai selama bisnis ini berjalan, yaitu kami mendapatkan beberapa pelanggan yang konsumtif, yaitu pelanggan yang coba-coba.

Produk hingga saat ini penjualannannya hanya melalui mulut ke mulut saja, oleh karnanya pelanggan yang didapat yaitu hanya berasal dari dari kerabat dan dan teman-teman dekat saja. Selama usaha ini berjalan, dimana mendapatkan keuntungan yang lumayan menggiurkan, yang dimana mendapatkan hasil dua kali lipat dari modal awal per-produk.
Sampai saat ini, terdapat tiga orang anak muda yang terlibat dalam bisnis ini, diantaranya Nurd ( mahasiswi S1 statistika) , Ayu rafika ( Pelajar SMK Farmasi) dan pastinya saya sendiri yang memulai usaha ini Hasnawati ( mahasiswi S1 ilmu komunikasi.) selain itu juga terdapat orang-orang di balik layar dalam usaha ini, diantaranya Pak Bastian Spd, staf guru kesenian di SMA KESATUAN yang menjadi pembimbing dalam berkreatifitas dan dalam mendesain serta menjadi konsultan dalam setiap produk yang diproduksi dalam modifikasi desain dan warna. Serta pak Syahrul Shahrial S. SOS, M.si yang menjadi motivator untuk membuka bisnis ini sehingga menggerakkan saya untuk menjadi seorang pengusaha.



Pengenalan Produk
Produk-produk yang di tawarkan oleh Flanela Shop ini memiliki keunikan dan ketertarikan sendiri diantara produk-produk yang ditawarkan oleh produk lain. Pelanggan dapat memilih desain, warna dan tambahan pernak-pernik lainnya pada produk ( sarung hp/silicone hp) yang sesuai pilihan masing-masing. Bentuk-bentuk dan desain yang ditawarkan begitu unik dan tidak terkesan pasaran, sehingga produk yang kami tawarkan terkesan seakan limited edition.
Produk-produk yang kami tawarkan adalah :
Sarung handphone, silicone handphone, headshat, dan gantungan handphone yang berhubungan dengan aksesoris handphone yang berbahan dari kain flannel.

Target Pasar
Target pasar yang menjadi sasaran dari Flanela Shop adalah
Usia ; 10-23 tahun
Gender ; perempuan
Pendidikan ; SD – S1
Trand ; produk ini mengikuti trand yang sedang berkembang di dunia fashion khususnya para perempuan yang memiliki jiwa feminism, sporty, girly, jiwa berpetualang dll. Produk yang kami tawarkan juga khusunya berkiblat kearah korea dan harajuku style. ( arah kiblat bisa sesuai dengan pilihan dan pesanan dari konsumen).
Kompetisi dalam bisnis ini: bisa dikatakan belum menjamur terlalu luas, oleh karna itu kami optimis menjadi yang terdepan karna kami selalu berusaha menjadi yang terinofatif hingga mendapatkan kesan tersendiri di hati masyarakat.
Strategi Marketing Dan Penjualanan
Kini perkembangan bisnis rumahan telah berkembang pesat dan tetap akan mengalami perkembangan di masa mendatang, karena akan bermunculan aneka peluang usaha baru dan langkanya pekerjaan di sektor formal. Suatu bisnis tidak akan bisa sukses, kecuali kita menciptakan kesadaran yang cukup dan membuat orang berbicara tentang produk atau jasa kita .

- Berikut adalah strategi pemasaran untuk membantu kesuksesan bisnis produk flanela shop :
a. Dari mulut ke mulut
Salah satu strategi pemasaran yang paling ampuh untuk meyakinkan customer adalah dari mulut ke mulut. Kekuatan gaya marketing ini terletak pada cara persuasif yang kita gunakan untuk meyakinkan customer. Ketika kita mampu memberikan yang terbaik pada customer, maka satu customer ini akan menjadi loyal dan menyebarkan berita bagus tentang produk dan kita kepada customer-customer lain disekitarnya. Selain hal tersebut, gaya pemasaran ini tidak membutuhkan budget yang besar.
b. Secara online
Meski bisnis kita belum besar dan dilakukan di rumah, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan promosi secara online. Karena pemasaran secara online dirasa sangat penting dalam era teknologi modern saat ini.
c. Brosur
Brosur adalah media yang paling banyak digunakan oleh mereka yang sudah lama menggeluti usaha/bisnis. Media ini termasuk sangat efektif dalam mempengaruhi konsumen untuk membeli suatu produk. Efektif disini tidak hanya berarti memerlukan ongkos produksi yang cukup ringan, tapi juga bisa meyakinkan konsumen untuk segera melakukan Action membeli
d. Catalog

Strategi Marketing Dan Penjualanan (Contd )
Promosi pada bisnis ini bisa dengan menggunakan catalog, yang dimana didalamnya berisi tentang semua produk yang ada, ataupun yang lebih mudahnya lagi kita memakai produknya agar orang lain dapat melihatnya.
e. Diskon
Pada awal pembukaan bisnis ini, sebuah promosie dengan haga diskon ataupun bonus pada costumer akan diberikan secara terang-terangan dari 10% hingga 50%.

- Gambaran persaingan
Setiap usaha dibidang apapun, pasti memiliki pesaing bisnis di bidangnya ,begitupula dengan bisnis ini. Sudah kita ketahui bahwa bisnis produksi aksesoris handphone dari bahan flannel ini belum menjamur terlalu luas, oleh karna itu kami optimis terhadap perkembangan usaha ini.
Cara kami bersaing dengan pesaing di bidang yang sama yaitu dengan lebih meningkatkan kualitas dan kuantititas produk kami. Yang menjadi kelebihan dari produk ini yaitu costumer dapat memesan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing ( dalam bentuk, desain, warna dll), dan pastinya kami memberikan hasil yang lebih maksimal, yaitu lebih rapi, unik dan terbaik.
- Biaya marketing
Vocer modem cdma : Rp. 100.000
Cetak brosur : Rp. 200.000
Cetak Catalog, 3 eks : Rp. 120.000
@Rp. 40.000
Total : Rp. 420.000
Operasional

Bisnis itu mirip dengan seorang bayi, dilahirkan dan setelah itu tanggung jawab kita untuk mendidik dan membesarkannya. Semua itu tidak asal saja, perlu keterampilan dan rasa cinta. Apabila kita sudah mencintai bisnis tersebut maka akan terasa mudah untuk menjalankannya. Dalam bisnis ini yang diutamakan adalah kuantitas dan kualitas produk. Untuk mencapai semua itu, perlu keterampilan dengan wawasan yang luas untuk membuat apa yang diinginkan oleh para costumer.
Bisnis ini dijalankan dengan modal yang relative terjangkau, namun harus memiliki kreatifitas yang cukup luas dalam menjalankannya. Bisnis ini hanya memerlukan bahan baku yang sangat mudah didapatkan, seperti kain flannel, pita, kancing, plastic elastic, serta menggunakan peralatan yang sederhana pula. Peralatan ( investasi/fasilitas) yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak, cukup tersedia ruangan untuk tempat produksi dan penjualannan, rak-rak tembok atau rak etalase untuk memajang barang produksi, meja dan kursi untuk kasier, catalog untuk membantu proses promosi, dan peralatan untuk proses produksi itu sendiri seperti mesin jahit, gunting dan jarum.
Dalam proses produksi bisnis ini dibantu oleh 2 orang karyawan untuk ditempatkan dibagian pembuatan produksi produk. Pada bisnis ini, tempat atau ruangan didua (disekat) ruangan bagian depan sebagai tempat untuk penjualanan dan pada ruangan bagian belakang digunakan untuk tempat produksi.



Proyeksi Keuangan
a. Modal yang ada : Rp. 4.000.000
Asumsi investasi/ peralatan
Pembelian 1 mesin jahit : Rp. 1.250.000
Pembelian 2 rak tembok @ Rp. 500.000 : Rp. 1.000.000
Pembelian 1 rak etalase : Rp. 750.000
Pembelian meja dan kursi : Rp. 500.000
Lain-lain ( gunting, jarum, kalkulator Dll) : Rp. 500.000 +
Jumblah = Rp. 4.000.000
b. Kalkulasi L/R
1. Asumsi pendapatan / bulan
Penjualanan 20 barang dari tiap item
- 20 sarung Hp @ Rp. 75.000 : Rp. 1.500.000
- 20 silikon Hp @ Rp. 50.000 : Rp. 1.000.000
- 20 haedshet mini @ Rp. 40.000 : Rp. 800.000
- 20 headshet jumbo @ Rp. 60.000 : Rp. 1.200.000
- 20 gantungan Hp @ Rp. 15.000 : Rp. 300.000 +

jumblah pendapatan : Rp. 4.800.000
Proyeksi Keuangan ( Contd )
c. Biaya / biaya beban
1. Beban investasi per bulan
Sewa gedung : Rp. 500.000
2. Modal kerja
Bahan baku : Rp. 2.550.000
Plastic pebungkus dan lebel : Rp. 200.000
Upah kerja 2 karyawan, : Rp. 800.000
@ Rp. 400.000 +
Total biaya : Rp. 4.050.000

d. Asumsi L/R
Pendapatan = Rp. 4.800.000
Total biaya = Rp. 4.050.000 -
Jumblah = Rp. 750.000 ( laba)

e. BEP ( break event poin)
Total biaya : laba
Rp. 4.050.000 : Rp. 750.000 = 5,4
Jadi, dalam kurun waktu ± 5,4 bulan bisnis ini akan balik modal.
Kebutuhan Pendanaan

Berdasarkan rencana atau proyeksi keuangan yang telah di buat berdasarkan asumsi-asumsi yang realistis tersebut diatas, maka rencana keuangan yang kami butuhkan dalam bisnis ini untuk menambahkan omset / pendapatan dari asumsi diatas, maka data yang kami butuhkan berdasarkan perincian adalah sebagai berikut :
- Pendanaan dana berdasarkan asumsi Biaya marketing sebesar Rp. 420.000
- Penambahan dana berdasarkan asumsi modal kerja Rp. 5.000.000
Jadi tambahan pendanaan yang kami butuhkan adalah sebesar Rp. 5.420.000



Implementasi
Usaha ini merupakan usaha menengah, jadi tenaga kerja yang dibutuhkan tidaklah banyak. Adapun tenaga kerja yang dibutuhkan adalah :
jabatan jumblah Jam kerja Job description
Pemilik toko 1 10.00 – 21.00 Pengusaha dalam toko ini dalam tugasnya yaitu merencanakan, mengorganisisr serta mengevaluasi jalannya usaha dan membuat keputusan. Memimpin jalannya usaha serta pengembangannya.
Karyawan bagian penjualanan 2 10.00 – 20.00 Melayani para konsumen baik dalam penjualanan ataupun informasi tentang produk serta memasarkan produk.
Karyawan bagian reparasi/ maker 2 12.00 – 18.00 Memperbaruhi, membuat, memodifikasi aksesoris sesuai dengan kiblat toko dan sesuai dengan keinginan costumer

Note : pemilik toko juga meragkap sebagai karyawan bagian penjualana dan bagian reparasi/ maker.
Day Akction
1, 2 Merancang desain
3 Membeli bahan
4, 5, 6 Pembuatan aksesoris
7 memasarkannya
Timeline pengerjaan


Kesimpulan

Membangun bisnis memang harus jatuh bangun. Pengusaha sukses bahkan harus menjalani sejumlah pilihan bisnis untuk akhirnya menemukan bisnis impian dan usahanya terus langgeng. Begitupula halnya dengan flanela shop, bisnis yang bergerak di bidang produksi aksesoris handphone ini memiliki keunikan dan ketertarikan sendiri diantara produk-produk yang ditawarkan oleh produk lain.
Belum menjamurnya secara luas bisnis ini di wilayah Samarinda, membuat kami optimis akan buah kesuksesan yang nantinya akan diraih. Bisnis ini memerlukan keterampilan dengan wawasan yang luas untuk membuat apa yang diinginkan oleh para costumer, dan disininilah kunci yang menjadi pegangan kami untuk lebih inofatif dan kreatif dalam pembuatan setiap produk agar mendapatkan tempat di hati masyarakat serta yang kami yakini menjadi kunci sukses dari bisnis ini.
Bisnis itu mirip dengan seorang bayi, dilahirkan dan setelah itu tanggung jawab kita untuk mendidik dan membesarkannya. Sama halnya dengan bisnis flanela shop ini. Bisnis ini selayaknya perlu mendapat dukungan, karena tujuan kami sebenarnya adalah agar dapar menjaga kelangsungan usaha dan pengembangan kreatifitas, memenuhi gaya remaja yang trendy dan modern, serta menjadi inspirasi bagi remaja lain untuk berkreatifitas. Selain itu, yang menjadi tujuan utama dari bisnis ini adalah untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
Read more...
separador

anda pengunjung ke :D

Lencana Facebook

Followers